16 Mar 2017

Fenomena

Kata : Makanan

Frasa : Memakan makanan cepat saji

Hipotesa : Moderenisasi membawa budaya baru di kalngan masyarakat, salah satunya adalah budaya mengkonsumsi makana cepat saji di kalangan mahasiswa/i.

Data :

1. Data Lapangan

Dari 11 responden yang saya survei hampir semua berpendapat bahwa makanan cepat saji tidak baik dikonsumsi terlalu sering, namun 7 diantaranya mengaku sering memakan makanan cepat saji dengan alasan makanan cepat saji lebih cepat dan praktis untuk di konsumsi.

2. Literatur

      Pola makan masyarakat modern cenderung mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food). Hal ini mereka lakukan karena tingginya jam kerja atau tingginya kompetisi hidup yang membutuhkan kerja keras. Padahal dibalik pola makan tersebut, misalnya hasil olahan siap santap, memiliki kandungan garam yang sangat tinggi.
(Sudarma, Momon, 2008, Sosiologi untuk Kesehatan, Salemba Medika;Jakarta)

     Makanan cepat saji ala Barat pada umumnya tinggi kalori namun miskin nutrisi. Pola makan sepert itu menyebabkan kenaikan berat badan yang akan berdampak buruk bagi tekanan darah. Akibatnya orang menjadi rentan terhadap masalah hipertensi. Padahal, kegemukan dan hipertensi adalah penyumbang risiko menculnya penyakit jantung koroner. 
(http://sains.kompas.com/read/2012/07/23/10295178/Pola.Makan.Barat.Pemicu.Penyakit.Jantung.di.Asia)


Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © WARM & COZY | Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑