4 Apr 2017

[UTS]


Bahasa                

                Dewasa ini dampak globalisasi dan westernisasi merambah ke tiap aspek kehidupan mulai dari makan, pakaian hingga bahasa yang kita gunakan sehari-hari. Banyak orang yang menyerap informasi tanpa disaring terlebih dahulu dampaknya. Kurangnya penyaringan informasi menyebabkan terjadinya perbedaan pemahaman antar masyarakat terutama anak muda dengan kaum awam. Seperti contohnya dalam aspek bahasa dimana penggunaan bahasa yang kasar dulu dianggap tidak pantas diucapkan, sekarang sering diucapkan oleh orang-orang "kekinian" tanpa perduli tempat dan situasi. Anak muda jaman sekarang hanya menggunakan bahasa yang mereka pikir keren namun tanpa mereka sadari itu menyalahi norma kesopanan. Penggunaan bahasa kasar tersebut bahkan sering dilakukan di daerah publik yang kadang membuat orang awam merasa risih.

                Berasarkan data observasi yang saya dapatkan adalah seringnya anak muda zaman sekarang yang mengucapkan kata-kata seperti “Anjir” “F**K” “S**T” dan sebagainya dalam sebuah percakapan baik saat ia merasa senang, kaget, takjub, kesal, marah dan ekspresi lain baik saat bicara tatap muka maupun lewat media sosial.

                Berdasarkan hasil wawancara, hal yang dikatakan responden saat ditanyakan alasan memakai kata-kata kasar tersebut karena sudah sering mendengar dan mengucapkannya sehingga menjadi sebuah kebiasaan bahkan perkataan yang bersifat spontan seperti saat kaget misalnya. 

                Beradarkan literature yang saya dapatkan, komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri kita , aktualisasi - diri untuk kelangsungan hidup , untuk memperoleh kebahagiaan , terhindar dari tekanan dan ketegangan, antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur, dan memupuk hubungan dengan orang lain. (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar (Prof. Deddy Mulyana, 2007))

                Simpulan yang dapat kita ambil adalah kurangnya konsep diri anak mudah sekarang membuat mereka menginginkan eksistensi yang tinggi sehingga mereka bisa dianggap ada oleh orang sekitar. Namun hal ini tentu menyebabkan disorganisasi yang mana anak muda yang sangat menginginkan pamor didepan teman-temannya kadang menggunakan bahasa yang kasar untuk menarik perhatian mereka. Penggunaan bahasa yang kasar ini juga bisa terjadi karena faktor keluarga teman dan media sosial. Hal ini juga disebabnya kurangnya penyaringan dalam menghadapi kebudayaan asing sehingga mereka salah dalam memahami kata tersebut.

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © WARM & COZY | Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑